cincin berlian asli

Berlian mengalami proses pembentukan yang sangat panjang di dalam Bumi, bahkan mencapai 1-3,5 milyar tahun lamanya. Karena proses pembentukan dan pemolesan yang lama itulah perhiasan berlian asli, termasuk cincin memiliki harga yang mahal. Anda perlu mengetahui cara membedakan cincin berlian asli dan palsu agar tidak salah membeli. Meskipun palsu, terkadang cincin dijual dengan harga mahal untuk mengelabui pembeli. Berikut ini adalah berbagai cara mudah yang bisa dilakukan untuk membedakan cincin asli dan palsu:

Cek Sertifikat

Langkah awal yang paling mudah dilakukan adalah mengecek sertifikat yang diberikan. Pastikan cincin berlian yang Anda beli memiliki sertifikat dari lembaga kredibel. Biasanya berlian di atas 0,15 karat yang memilikinya. 

Lembaga penilaian berlian paling terpercaya di Indonesia adalah GIA. Namun selain GIA ada banyak lembaga lain seperti IGI, AGS, GSI, EGL, dan juga HRD. Sertifikat asli memiliki hologram dan bisa dicek langsung di website lembaga.

Melakukan Tes Embun

Tes selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah tes embun. Caranya dengan menghembuskan nafas ke bagian berlian. Jika berlian tetap kering, maka berlian tersebut kemungkinan besar asli, begitu pula sebaliknya. Sayangnya tes embun tidak begitu efektif untuk menilai keaslian cincin berlian. Oleh sebab itu, Anda harus melakukan tes lain untuk memastikannya.

Melakukan Tes Koran

Tes koran bisa dilakukan pada cincin berlian solitaire dengan setting khusus. Pasalnya Anda harus meletakkan berlian di atas koran untuk melakukannya. Jika cincin Anda asli, maka tulisan di koran tidak akan terlihat. Sedangkan berlian palsu, tulisannya akan terlihat meskipun samar. Sayangnya tes ini juga sama seperti tes embun yang tidak begitu efektif. Pasalnya ada beberapa hal yang bisa menyulitkan proses pengujian seperti kotoran, penempatan berlian di cincin, proporsi, pencahayaan, dan lain sebagainya.

Menggunakan Loupe

Loupe atau lup merupakan kaca pembesar yang digunakan khusus untuk berlian. Alat ini mampu melihat berlian dengan 10 kali pembesaran atau bahkan bisa lebih. Oleh karena itu, Anda bisa melihat detail-detail berlian yang tidak bisa dilihat secara langsung. Ciri berlian asli yaitu tepiannya tajam dan memiliki inklusi. Sedangkan berlian palsu terlihat sangat bersih dan tepiannya cenderung membulat. Ada berlian yang bersih tanpa inklusi namun harganya sangat mahal. Jadi jika murah dan terlihat bersih, maka Anda harus berhati-hati.

Menggunakan Sinar UV

Anda membutuhkan senter atau lampu sinar UV untuk melakukan pengecekan dengan cara ini. Biasanya alat tersebut mudah Anda dapatkan secara online. Jika alatnya sudah siap, langsung dinari berlian dengan senter sinar UV. Amati yang terjadi pada berlian. Berlian asli biasanya akan memancarkan warna kebiruan yang dinamakan fluorescence. Sedangkan jika tidak memunculkan warna tersebut, cincin berlian yang Anda beli masih diragukan keasliannya. 

Melihat Pantulan Cahayanya

Cincin berlian yang asli dan palsu memiliki kilauan yang sangat berbeda. Berlian asli biasanya memantulkan cahaya abu-abu dan putih saja. Ada yang memiliki kilauan pelangi namun berbeda dengan batu lain. Hanya ahli gemologi saja yang bisa membedakan antara kilauan pelangi berlian dan batu lain. 

Melihat Toko Tempat Membeli

Cara membedakan cincin berlian yang asli dan palsu terakhir dengan melihat toko tempat membeli. Pastikan memilih cincin di toko yang sudah memiliki nama. Pasalnya toko tersebut menjaga kredibilitas sehingga semua barang yang dijual terbukti keasliannya.

Itulah cara membedakan cincin berlian asli dan palsu yang bisa Anda lakukan. Rekomendasi toko kredibel yang menjamin keaslian berlian yang dibeli adalah Mondial Jeweler. Toko satu ini terpercaya karena termasuk bagian dari CMK Club, PT. Central Mega Kencana. Sudah banyak gerai resmi yang tersebar di kota-kota Indonesia. Namun jika ingin melakukan pembelian online, Anda bisa melakukannya di www.mondialjeweler.com