Stimulasi anak
Stimulasi anak

Memiliki seorang anak yang bisa tumbuh dengan baik dan sehat menjadi salah satu kebanggaan tersendiri bagi setiap orang tua. Untuk dapat berkembang dengan baik berdasarkan penelitian anak-anak perlu mendapatkan stimulasi yang sesuai dengan usianya. Simulasi merupakan salah satu aktivitas yang dilakukan untuk merangsang perkembangan kemampuan kognitif pada anak-anak.

Selain disesuaikan dengan usia, Stimulasi anak yang diberikan juga dipengaruhi oleh beberapa aspek perkembangan yang harus diperhatikan yaitu perkembangan kognitif atau kemampuan berpikir perkembangan fisik perkembangan sosial emosional dan perkembangan bahasa. Sehingga semua stimulasi yang akan diberikan bisa disesuaikan dengan perkembangan kecerdasan dan tubuh mereka.

Semua aspek perkembangan yang terjadi pada anak-anak memiliki tahapan tertentu berdasarkan usia dan kemampuan mereka. Salah satunya adalah tahapan stimulasi untuk anak usia 1 hingga 2 tahun. Pada usia ini anak akan tumbuh dan berkembang dengan sangat cepat.

Stimulasi anak

Bagi mam disarankan untuk memberikan stumulasi anak berupa mengajak buah hatinya berkomunikasi sesering mungkin karena dengan mendengarkan suara Mam akan sangat membantu untuk kemampuan bahasa mereka. Pada usia tersebut juga mereka sudah mulai belajar tengkurap merangkak duduk sehingga berdiri di. Mam perlu senantiasa mendampingi tahapan tersebut agar bayi tetap terlindungi dan terhindar dari cedera akibat salah pergerakan.

Tahapan selanjutnya untuk Stimulasi anak usia 2 hingga 3 tahun ketika anak memasuki usia tersebut perkembangan mereka akan semakin Kompleks seperti memiliki perbendaharaan kosakata yang lebih banyak serta bisa menemukan berbagai macam benda-benda yang disembunyikan anak melakukan aktivitas fisik yang lebih aktif.

Pada usia ini bisa melatih mereka untuk mengenali warna, teman, aktivitas sederhana seperti menyikat gigi buang air kecil maupun besar di toilet serta menggambar dengan gambar yang sederhana. Pada usia 3 tahun kita sudah bisa memberikan stimulasi dengan tujuan mempersiapkan mereka Saat memasuki usia sekolah sehingga si kecil bisa mengenal dan menggunakan beberapa alat tulis sederhana.

Selanjutnya adalah tahapan simulasi untuk anak 3 sampai 5 tahun. Pada usia ini seorang anak akan tumbuh lebih Mandiri dengan rasa ingin tahu yang lebih besar seperti berinteraksi dengan teman baru lingkungan baru pengalaman baru. Pada usia ini bisa mengajarkan beberapa macam pekerjaan rumah sederhana agar mereka memiliki pribadi yang lebih Mandiri.